//

Vaksinasi Covid-19 Dijadwalkan Pekan Depan

2 mins read
Vaksinasi Covid-19
Ilustrasi vaksinasi covid-19 dari Pixabay

KONTRAS MEDIA – Vaksinasi covid-19 dijadwalkan akan dilaksanakan pekan depan.

Meski jadwal telah ditetapkan, namun pemerintah masih menunggu Emergency Use Authorization dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan status halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI)

Menteri Koordinator Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional, Airlangga Hartato mengatakan dalam konferensi pers yang disiarkan melalui akun Youtube Sekretariat Presiden, pemerintah segera memulai melakukan vaksinasi covid-19.

“Tadi dilaporkan bahwa pemerintah akan segera memulai untuk melakukan vaksinasi yang dijadwalkan sekitar pertengahan bulan atau minggu depan dan ini tentu menunggu daripada emergency use authorization daripada Badan POM dan juga terkait dengan kehalalan,” Airlangga, Senin (4/01/2021).

Data-data saintifik dari dalam negeri dan sejumlah negara akan digunakan pemerintah, serta terus mempersiapkan pengadaan vaksin dari Astrazeneca, Pfizer hingga Novavax.

“Pemerintah melihat bahwa ke depan walaupun kita sudah mempersiapkan vaksinasi, namun vaksinasi itu membutuhkan tetap sebelum dan sesudah itu peningkatan disiplin. Jadi pemerintah akan terus mendorong peningkatan kedisiplinan masyarakat, dan kedisiplinan masyarakat itu ya memakai masker, menjaga jarak kemudian juga mencuci tangan dan juga tetap menghindari kerumunan,” ujar Airlangga.

Airlangga juga menyampaikan antisipasi pemerintah terkait kenaikan kasus covid-19 setelah libur panjang Natal dan tahun baru 2021. Airlangga meminta semua pihak untuk tetap disiplin protokol kesehatan.

“Tentu pasca Natal, tahun baru ini pemerintah akan mengevaluasi dalam dua pekan ke depan, karena memang dengan adanya Natal tahun baru liburan, seperti liburan-liburan sebelumnya itu biasanya dimonitor dalam dua minggu ke depan sehingga peningkatan disiplin di berbagai tempat itu terus dimonitor baik itu di tempat kerja, maupun di tempat kegiatan-kegiatan ekonomi,” ujar Airlangga.

Airlangga mengatakan proses vaksinasi untuk masyarakat Indonesia memerlukan waktu. Dia juga berharap vaksinasi dapat meningkat kepercayaan masyarakat.

“Dari Pak Menteri Kesehatan sudah menyampaikan mengenai program daripada vaksinasi itu dab bapak presiden tentu berharap bahwa kegiatan vaksinasi maupun kedisiplinan masyarakat itu harus berjalan seiring karena seluruhnya itu, dengan vaksinasi tetap kedisiplinan masyarakat itu harus tetap dijaga,” ujar Airlangga.

“Karena tentunya vaksinasi untuk 182 juta penduduk itu memerlukan waktu yang sudah disampaikan oleh pak menteri kesehatan, dan tentu diharapkan vaksinasi ini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat namun tidak boleh melupakan kedisiplinan,” tutup Airlangga.

Leave a Reply

Your email address will not be published.