Home / News / Berita Nasional

Rabu, 25 Agustus 2021 - 18:47 WIT

Vaksin Booster Akan Berbayar? Simak Penjelasan Menkes

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi

NASIONAL, KONTRAS MEDIA – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan jika target vaksinasi COVID-19 di Indonesia berjalan lancar, kemungkinan pada awal tahun 2022 pemberian vaksin booster bisa dilakukan.

Hal ini ia ungkapkan pada saat rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI, Rabu (25/8/2021).

“Kalau kita semakin cepat, mungkin di Januari (2022) sudah bisa selesai semua, di awal tahun depan kita sudah mulai melakukan suntik ketiga,” kata Menkes Budi.

Meski demikian, untuk saat ini Menkes Budi menegaskan vaksinasi COVID-19 hanya diberikan untuk dosis pertama dan kedua.

Pasalnya, ketersediaan vaksin masih sangat terbatas, sehingga perlu diprioritaskan kepada target sasaran.

Selain itu, Menkes Budi juga menjelaskan bahwa kemungkinan vaksin COVID-19 nantinya tidak akan digratiskan lagi. Artinya, warga perlu membayar untuk bisa divaksinasi.

BELI MOBIL DENGAN HARGA TERJANGKAU HUBUNGI/KLIK GAMBAR :

iklan toyota kotamobagu

SCROLL TO RESUME CONTENT



“Diskusi juga dengan Bapak Presiden, kemungkinan besar tahun depan yang akan dibayari negara kemungkinan besar hanya yang PBI (penerima bantuan iuran) saja. Sedangkan yang lainnya, toh biaya tidak terlalu mahal, akan dimasukkan ke skema umum. Jadi bisa beli langsung dari diri sendiri atau bisa melalui mekanisme BPJS,” jelasnya.

“Sehingga dengan demikian, harga suntikannya bisa 7-8 dolar sekali suntik, atau sekitar 100 ribu itu bisa langsung dilakukan yang bersangkutan,” sambungnya.

Lebih lanjut, kata Menkes Budi, ke depannya Indonesia akan lebih terbuka untuk menerima segala jenis vaksin COVID-19.

Sehingga, warga bisa memilih jenis vaksin COVID-19 yang diinginkan sebagai booster.

“Menurut pendapat saya, kita akan buka secara terbuka vaksin-vaksin yang masuk, sehingga rakyat yang ingin mendapat booster bisa memilih. Yang memiliki uang, ingin menyuntik 100 ribu atau 150 ribu bisa memilih, sedangkan yang PBI kita bisa lakukan subsidinya melalui BPJS,” tuturnya.

Share :

Baca Juga

Pilkada 2024

Berita Nasional

Pilkada Serentak 2024, Mendagri Pastikan Pejabat Sementara Kepala Daerah Netral

Politik

Bapemperda DPRD Dan Dinas PRKP Kotamobagu Kembali Bahas Ranperda
Wuhan

News

Warga Kota Wuhan Kini Sudah Hidup Normal
Banjir dan Tanah Longsor

Manado

Banjir dan Tanah Longsor Terjang Manado, 5 Orang Meninggal-500 Mengungsi
covid-19

BMR

Kotamobagu Ketambahan 7 Kasus Baru Konfirmasi Positif Covid-19, Total 186
Larangan mudik resmi berlaku

Berita Nasional

Ini Kendaraan yang Tetap Bisa Lakukan Perjalanan Meski Mudik Dilarang
Pinjol Ilegal

Ekonomi

OJK Larang Keras Pinjol Mengakses Galeri dan Kontak HP
KRI Nanggala 402

Berita Nasional

Hening Cipta Buat Seluruh Awak KRI Nanggala-402 yang Dinyatakan Gugur