Tahap Relokasi Pedagang Serasi ke Pasar Genggulang Mulai Berjalan

2 mins read
Pasar Genggulang
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kotamobagu, Herman Aray. (Foto: Kontras Media)

KOTAMOBAGU, KONTRAS MEDIA – Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop-UKM) Kotamobagu, menargetkan relokasi pedagang pasar Serasi ke Pasar Genggulang terlaksana hingga Maret 2021.

Kepala Disgadkop-UKM, Herman Aray mengungkapkan, jika tahapan relokasi pada tahun 2020 lalu sempat mengalami masalah teknis.

Dirinya menyebut pandemi covid-19 dan pembangunan Instalasi Pembuangan Limbah (IPAL) menjadi kendala.

Dengan adanya new normal, pihaknya langsung kembali melakukan persiapan tersebut.

IPAL pun sudah selesai dibangun pada akhir 2020. 

“Tahun 2018, kendalanya soal jalan. Sehingga pemerintah melaksanakan pengadaan akses jalan masuk dengan lebar 24 meter. Kemudian ada ganti rugi pada pembebasan lahan pembangunan jalan,” tutur Herman Aray, Senin (11/01/2021).

Fakta menarik dan bermanfaat

Pemerintah kembali melebarkan kases jalan dengan lebar 24 meter dan selesai pada Desember 2020 lalu dengan kondisi jalan yang dihotmix.

“Semua kendala yang dialami sudah selesai ditangani. Misalnya pemasangan lampu, akeses jalan, sarana air hingga yang yerakhir selesai dikerjakan adalah IPAlL,” sebut Aray.

IPAl itu kata Aray merupakan permintaan pedagang. Sebab, limbah ikan akan masuk ke area pertanian.

“Karena keluhan pedagang limbah ikan nantinya dibuang ke mana, dan ada saluran yang mengarah ke pertanian warga, sehingga kami langsung membuat IPAL agar pembuangan limbah tidak ke area pertanian itu,” jelas Aray.

Dirinya menjelaskan bahwa akibat kondisi pandemi yang memaksa seluruh aktivitas pembangunan kesiapan Pasar Genggulang dihentikan sementara.

“Mengingat pendmi sehinggaa pemerintah membuat perecanaan aksi, pada awal tahun 2021 ini, pasar sudah beroperasi.  Kami buat langkah-langkahnya. Januari ini persiapan, Februari kita action, Maret evaluasi karena mengingat bulan April sudah memasuki bulan puasa,” kata Aray.

Persiapan yang dilakukan di Januari ini kata Aray, pihaknya sudah menyurat ke Camat Kotamobagu Utara untuk pelaksanaan kerja bakti di lokasi pasar.

“Januari ini akan kerjabakti. Kemudian kami berkoordinasi ke Dinas PUPR untuk membersihkan sisa material pembuatan IPAL agar tidak ada lagi keluhan, dan pasar Genggulang siap digunakan atau dioperasikan,” ujar Aray.

Setelah itu, Disdagkop akan mulai merelokasi para pedagang untuk memulai aktifitas perdagangan di Pasar Genggulang.

“Targetnya sebelum lebaran tahun ini, pasar Genggulang sudah beroperasi,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.