Home / Hukum dan Kriminal

Senin, 2 Agustus 2021 - 16:56 WIB

‘Prank’ Bantuan 2 Triliun, Anak Akidi Tio Jadi Tersangka

Anak Akidi Tio, Heriyanti, saat memberikan bantuan senilai 2 triliun secara simbolis beberapa waktu lalu. (Foto: Kontan.co.id)

Anak Akidi Tio, Heriyanti, saat memberikan bantuan senilai 2 triliun secara simbolis beberapa waktu lalu. (Foto: Kontan.co.id)

HUKRIM, KONTRAS MEDIA – Pihak Kepolisian menetapkan anak Akidi Tio, Heriyanti, sebagai tersangka terkait bantuan Rp 2 triliun. Heriyanti sedang diperiksa di Polda Sumsel gara-gara aksi yang diduga ‘Prank’ dana bantuan warga terdampak PPKM.

“Kita melakukan upaya penegakan hukum terhadap adanya polemik komitmen sumbangan COVID-19 yang ditujukan ke Kapolda Sumatera Selatan. Saat ini, tersangka inisial H sudah kita amankan dari lokasi,” ujar Dirintel Polda Sumsel Kombes Ratno Kuncoro, Senin (2/8/2021).

Hal itu disampaikan dalam konferensi pers bersama di Palembang. Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru juga berada di lokasi konferensi pers tersebut.

Dia mengatakan sudah ada bukti mencukupi untuk menetapkan tersangka. Dia belum menjelaskan detail perkara ini.

“Alat bukti sudah mencukupi,” ucapnya.

Selain itu, polisi memeriksa dokter keluarga Akidi Tio, Hardi Dermawan. Dia mengaku tak tahu-menahu soal bantuan itu.

ADVERTISEMENT

Sunat Moderen - Kota Kotamobagu Bolaang Mongondow Sulawesi Utara

SCROLL TO RESUME CONTENT


“Saya tidak tahu. Dia mengatakan sudah ada, dia mengatakan uang itu ada. Saya belum lihat,” kata Hardi saat tiba di Polda Sumsel.

“Ya kalau tidak ada saya minta maaf,” sambungnya.

Sebagaimana diketahui, Heriyanti dan Hardi menyerahkan bantuan Rp 2 triliun secara simbolis atas nama keluarga Akidi ke Polda Sumsel. Bantuan itu diterima oleh Kapolda Sumsel Irjen Eko Indra Heri.

Pemberian dana hibah triliunan itu disaksikan Gubernur Sumsel Herman Deru dan Dandrem Garuda Dempo (Gapo) Brigjen TNI Jauhari Agus. Penyerahan dana diserahkan keluarga Tio kepada Kapolda Sumsel Irjen Eko untuk penanggulangan COVID-19. Terutama kepada warga yang terkena dampak PPKM, yang saat ini tengah diberlakukan, Senin (26/7/2021).

“Dana tersebut diberikan salah seorang keluarga yang saya kenal sewaktu masih tugas di Aceh. Dan sekarang dia ingin membantu warga Sumsel yang terdampak COVID-19,” kata Irjen Eko Indra, Senin (26/7).

Share :

Baca Juga

Kerumunan

Hukum dan Kriminal

Kerumunan Orang di Bank BRI Kotamobagu Dibubarkan Polisi
Pinjaman Online

Berita Nasional

Pinjaman Online Ilegal: Tak Bayar, Foto dan Nomor Nasabah Disebar

Hukum dan Kriminal

Tanda Larangan Parkir Disepelekan, Ban Kendaraan Digembosi
Tilang Elektronik

Berita Nasional

Apa Saja Tahapan dan Mekanisme Tilang Elektronik? Begini Penjelasan Korlantas Polri

Hukum dan Kriminal

Eks Drummer BIP tertangkap Atas Penyalahgunaan Narkoba
Tilang Elektronik

Berita Nasional

Besaran Denda Tilang Elektronik yang Harus Dibayar Pelanggar Lalu Lintas

Hukum dan Kriminal

Diduga Jual Kupon Judi Togel, Pasangan Suami Istri di Kotamobagu Ditangkap Polisi
Tersangka

Boltim

Satreskrim Polsek Modayag Bekuk Tersangka Pembobol Rumah