iklan Pemerintah Kota KOtamobagu

Home / BMR / Kotamobagu

Sabtu, 10 Juli 2021 - 15:34 WIB

Pemkot Kotamobagu Layangkan Teguran ke Aparat Kelurahan Matali

Asisten Bidang Pemerintahan Setda Kotamobagu, Teddy Makalalag.

Asisten Bidang Pemerintahan Setda Kotamobagu, Teddy Makalalag.

KOTAMOBAGU, KONTRAS MEDIA —Terkait miskomunikasi waktu pemberlakuan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro di Kelurahan Matali, Jumat (9/7/2021) malam, langsung mendapat respon dari Pemerintah Kota Kotamobagu.

Menurut Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kota Kotamobagu, Teddy Makalalag, pihaknya langsung melayangkan teguran ke aparat Kelurahan Matali, atas kekeliruan pencantuman tanggal pemberlakuan PPKM di wilayah Kelurahah Matali yang sempat menimbulkan polemik.

“Surat pemberitahuan tentang pemberlakuan PPKM yang dikeluarkan Kelurahan Matali jelas bertentangan dengan Surat Edaran Walikota Kotamobagu Nomor 128/W-KK/VII/2021 tanggal 6 Juli 2021 tentang Antisipasi Peningkatan Kasus Covid-19 di Kota Kotamobagu Tahun 2021, yang mana dalam surat edaran walikota ini, masa pemberlakuan PPKM di wilayah Kota Kotamobagu terhitung mulai tanggal 6 Juli hingga 18 Juli 2021, sementara di surat pemberitahuan dari Kelurahan Matali tanggal berlakunya tertulis 10 hingga 18 Juli,” ucap Teddy.

Pemkot Kotamobagu lanjut Teddy, meminta pihak Kelurahan Matali untuk segera merevisi surat edaran tersebut dan langsung mensosialisasikannya kepada masyarakat di Kelurahan Matali.

“Kami langsung meminta untuk disesuaikan sebagaimana isi Surat Edaran Walikota agar tidak menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat, sekaligus meminta aparat Kelurahan Matali untuk tetap berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 Pemkot Kotamobagu,” lanjut Teddy.

ADVERTISEMENT

Sunat Moderen - Kota Kotamobagu Bolaang Mongondow Sulawesi Utara

SCROLL TO RESUME CONTENT


Lurah Matali, Rohani Potabuga, S.Pd., mengakui telah terjadi miskomunikasi yang mengakibatkan kesalahan dalam penulisan tanggal pemberlakuan PPKM di wilayahnya.

“Ya, telah terjadi kesalahan penulisan tanggal pemberlakuan dalam surat pemberitahuan yang kami keluarkan. Kami langsung berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 Pemkot untuk menyesuaikan kembali isi surat pemberitahuan yang kami keluarkan, khususnya tanggal mulai berlakunya PPKM di Kelurahan Matali,” ucap Rohani.

Atas kesalahan ini, pihaknya menyampaikan permohonan maaf kepada Satgas Covid-19 Pemkot Kotamobagu dan para pelaku usaha di wilayah Matali.

“Tujuan sebenarnya adalah untuk memberikan waktu kepada para pedagang khsusunya pedagang kuliner di wilayah Kelurahah Matali agar bisa mengantisipasi dagangan yang akan dijual saat PPKM yang hanya dibatasi hingga pukul 20.00 Wita. Untuk itu kami mohon maaf kepada pihak Satgas Pemkot dan pedagang yang berjualan di Kelurahan Matali atas miskomunikasi ini. Surat pemberitahuannya akan kami revisi dan sesuaiian kembali sebagaimana Surat Edaran Walikota Kotamobagu,” ujarnya. **

Share :

Baca Juga

Omzet

BMR

Jual Mi Ojo dan Gorengan, Kantin Ma’ Niki Moyag Beromzet Rp1 Juta per Hari
PPKM Level 3

BMR

PPKM Diperpanjang, Pemkot Kotamobagu Imbau Tetap Patuhi Prokes
Air Sungai

BMR

Juli 2021, Penilaian Sekolah Adiwiyata Kotamobagu Dimulai
Pelaku Usaha

Kotamobagu

Pelatihan DEA bagi Pelaku Usaha di Kotamobagu Resmi Dibuka

Kotamobagu

Terkait PBMR, Ketua LBI dan GEMPAR Serahkan Surat Tuntutan Hak Adat ke Ketua DPD RI
Seleksi Jabatan

BMR

Pemkot Kotamobagu Buka Penerimaan ASN
Pemekaran

Bolmong

Pemekaran Kecamatan Poigar Kembali Diusulkan
Program Prioritas di tengah pandemi covid-19

Kotamobagu

Pemkot Kotamobagu Buka Seleksi 8 Kursi Jabatan Kepala Dinas