Pemkot Kotamobagu Larang Masyarakat Pakai Alat Musik di Malam Pergantian Tahun

1 min read
Malam Pergantian Tahun
Kepala Satpol-PP Kotamobagu, Sahaya Mokoginta. (Foto: Alfian Limpaton)

KOTAMOBAGU, KONTRAS MEDIA – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melarang masyarakatnya menggelar perayaan malam pergantian tahun dengan menggunakan alat musik.

Itu untuk mencegah adanya kerumunan massa di tengah meningkatnya kasus covid-19.

Imbauan terus dipertegas oleh pemerintah agar upaya pencegahan penyebaran virus corona bisa terlaksana secara maksimal.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kotamobagu, Sahaya Mokoginta, mengatakan penggunaan alat musik dapat memicu terjadinya kerumunan massa.

Jika ada masyarakat yang tidak mengindahkan imbauan tersebut, maka akan diberikan sanksi.

“Akan kami sita jika kedapatan ada masyarakat yang memakai alat musik untuk merayakan malam pergantian tahun malam nanti,” tegas Sahaya, Kamis (31/12/2020).

Fakta menarik dan bermanfaat

Menurut Sahaya, penegasan itu berdasarkan surat edaran Wali Kota Kotamobagu, bernomor 286/W-KK/XII/2020, tentang pencegahan penularan covid-19 di wilayah Kotamobagu menjelang pisah sambut tahun 2020 ke 2021.

“Selain alat musik, tenda kanopi juga akan disita jika didirikan untuk perayaan malam pergantian tahun,” kata Sahaya.

Dirinya mengimbau, agar pemilik alat musik, disco dan tenda/kanopi, agar tidak menyewakan peralatannya untuk digunakan oleh masyarakat pada malam nanti.

“Bila ditemukan, maka peralatan tersebut akan disita oleh aparat. Untuk kanopi itu ada pengecualian. Misalnya didirikan karena ada kedukaan. Selain itu kami sita,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.