Home / BMR / Boltim

Senin, 30 Agustus 2021 - 16:11 WIB

Pemkab Boltim Catat 14 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Sepanjang Tahun 2021

Ilustrasi kekerasan terhadap anak di bawah umur. (Foto: Freepik)

Ilustrasi kekerasan terhadap anak di bawah umur. (Foto: Freepik)

BOLTIM, KONTRAS MEDIA – Sepanjang tahun 2021, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) mencatat telah terjadi 14 kasus kekerasan yang melibatkan perempuan dan anak di Boltim.

“Hingga Agustus 2021 baik kekerasan perempuan dan anak sebanyak 14 kasus, bahkan mengalami trend kenaikan. Dimana pada bulan Juni hanya 8 kasus, kemudian Agustus mencapai 14 kasus,” ujar Kepala UPTD PPA Boltim Wenda Arif.

Dirinya juga meminta kepada masyarakat berani melapor agar pelaku mendapatkan efek jera.

“Dengan harapan agar kasus kekerasan tidak terulang lagi. Serta masyarakat sadar, bahwa penting melindungi perempuan dan anak,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

Sunat Moderen - Kota Kotamobagu Bolaang Mongondow Sulawesi Utara

SCROLL TO RESUME CONTENT


Selain kasus di 2021, Wenda menyampaikan, tahun 2020 sebanyak 26 kasus kekerasan perempuan dan anak.

“Berharap tahun ini, tidak lewat dari jumlah tersebut. Tentu kerja sama semua pihak terutama masyarakat yang menjadi korban kekerasan tidak takut melapor,” tandasnya.

Share :

Baca Juga

BMR

Ngopi di Red Corner, ini Kata Wali Kota Tatong Bara Soal Kopi Kotamobagu
covid-19

BMR

Mengalami Penurunan Kasus Covid-19, Boltim Kini Zona Orange

Kotamobagu

Sanksi Menanti Pelanggar Rambu Lalu Lintas

Kotamobagu

Bantuan Untuk Warga Terdampak Corona di Kotamobagu Kembali Terima Bantuan

BMR

Sukses Laksanakan Sensus Penduduk Online, Kotamobagu Dapat Penghargaan

Kotamobagu

Penyaluran BST, Penerima Wajib Jalankan Protokol Kesehatan

Advertorial

Tekan Laju Penyebaran COVID-19, Bupati Sachrul Pimpin Penyemprotan Desinfektan di Sejumlah Lokasi

BMR

50 Pedagang Disiapkan Tempati Pasar Kuliner