kiri kanan
iklan Pemerintah Kota KOtamobagu

Home / BMR / Kotamobagu

Kamis, 6 Januari 2022 - 15:53 WIT

Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di Kotamobagu Kembali Dilaksanakan, Prokes Wajib Diterapkan!

Sekolah tatap muka di terapkan protokol kesehatan ketat.

Sekolah tatap muka di terapkan protokol kesehatan ketat.

KOTAMOBAGU, KONTRAS MEDIA —Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTM Terbatas) semester genap tahun ajaran 2021/2022, mulai dilakukan kembali sejak Selasa 4 Januari 2022, di seluruh Sekolah di Kota Kotamobagu. Namun, untuk saat ini PTM terbatas belum 100 persen diselenggarakan di daerah tersebut.

Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Kotamobagu Kusnadi Pobela mengatakan, PTM terbatas ini sudah harus dilaksanakan pada tahun 2022

“Disaat baru mau masuk sekolah, semua dinas maupun sekolah di undang untuk webinar persiapan pembelajaran tatap muka terbatas tahun 2022 oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Hasil webinar itu, semua sekolah sudah wajib melaksanakan PTM. Karena di tahun 2021 masih banyak sekolah yang belum melaksanakan PTM disebabkan adanya zona, dan terkonfirmasi positif Covid-19, nah di tahun 2022 ini sudah wajib PTM,” kata Kusnadi, Kamis 6 Januari 2022.

Untuk tindak lanjut webinar itu, kata Kusnadi, Disdik akan melakukan evaluasi kesiapan protokol kesehatan (Prokes).

Apakah prokes yang disiapkan di sekolah itu sudah sesuai standar atau tidak sebagaimana syarat pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas.

BELI MOBIL DENGAN HARGA TERJANGKAU HUBUNGI/KLIK GAMBAR :

SCROLL TO RESUME CONTENT



“Ini dilakukan agar supaya pembelajaran sudah bisa dilakukan 100 persen. Karena yang dilakukan sekarang ini baru 50 persen. Nah, kalau sudah sesuai dengan daftar periksa, maka sudah bisa diusulkan untuk melaksanakan PTM 100 persen” terang Kusnadi.

Kusnadi menjelaskan, beberapa hal yang perlu diperhatikan, yakni; pertama, tempat cuci tangan harus permanen, air mengalir, sabun cuci tangan harus tersedia, harus ada disinfektan, setiap anak sekolah pulang harus disemprot dengan disinfektan, dan penyedian alat periksa tubuh.

Kemudian penerapan prokes secara ketat, mulai dari jumlah siswa hingga  pengaturan tempat duduk, dan semua sekolah wajib memampang spanduk area wajib masker.

“Rencana peninjauan itu dilaksanakan minggu depan khusus di Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama,” kata Kusnadi.

Share :

Baca Juga

Ketua Osis

BMR

Jadi Ketua Osis SMP Negeri 1 Kotamobagu, Acha Siap Wujudkan Visi dan Misinya

BMR

Status PPKM Boltim Turun ke Level Satu, Masyarakat Tetap Wajib Terapkan Prokes
STQH

BMR

STQH ke-VII Tingkat Kota Kotamobagu Resmi Ditutup

BMR

Satu Warga Boltim Ikut Hilang Bersama Kapal KM Tiga Putri di Perairan Banggai
Pelayanan Dukcapil

BMR

92,20 Persen Anak di Kotamobagu Terdata di Disdukcapil
RPJMD

BMR

Wabup Hadiri Paripurna Penandatanganan Nota Kesepakatan Rancangan Awal RPJMD Boltim
BPD

BMR

Raih Suara Terbanyak, Jurnalis ini Terpilih jadi Anggota BPD Desa Pontodon Induk
Kesiapsiagaan Bencana

BMR

Pemkot Kotamobagu Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana