/

Pembangunan Infrastruktur Perkecil Titik Rawan Bencana

1 min read
Bencana Alam
Sekretaris Daerah Kotamobagu, Sande Dodo, saat memimpin upacara kesiapsiagaan bencana nasional.

KOTAMOBAGU, KONTRAS MEDIA — Titik-titik rawan bencana di Kota Kotamobagu ternyata sudah mulai berkurang. Pemerintah Kotamobagu terus meminimalisir lokasi yang sering terjadi bencana dengan pembangunan infrastruktur.

Demikian yang dikatakan, Sekretaris Daerah (Sekda) Kotamobagu, Sande Dodo kepada awak media, usai apel kesiapsiagaan bencana alam, Senin (26/4/2021) kemarin.

“Dari data yang ada, titik rawan bencana di Kotamobagu itu sudah mulai berkurang. Contohnya di Kampung Baru yang beberapa tahun lalu terjadi luapan sungai, kini sudah ditangani. Pun, titik yang lain juga sudah ditangani Pemerintah,” ujar Sande Dodo.

Khusus potensi longsor, Sande mengatakan, bahwa BPBD Kotamobagu sudah ada penanganan normalisasi sungai.

“Itu juga sudah ditangani oleh Pemerintah Kota. Jadi sudah berkurang. Tinggal yang di Gogagoman untuk potensi longsor,” tukas Sande.

Begitu pun pepohonan besar, juga sebagian besar sudah ditebang khususnya yang berada di kawasan pemukiman warga.

Fakta menarik dan bermanfaat

“Agar ketika datang angin kencang disertai hujan tidak lagi terjadi pohon tumbang,” ungkap Sande.

Namun, kata Sekda, kesiapsiagaan dan kewaspadaan juga perlu diperhatikan, meski titik rawan bencana sudah berkurang.

“Karena kita tidak bisa memprediksi bencana yang terjadi baik dari faktor alam maupun non alam. Tetap waspada,” imbuh Sande.

Leave a Reply

Your email address will not be published.