/

Pandemi Corona, Banyak Manusia Cari Tuhan di Google

2 mins read
Tuhan
Ilustrasi penelusuran Google

NASIONAL, KONTRAS MEDIA – Tren penelusuran di Google dalam setahun terakhir didominasi oleh pencarian yang berkaitan dengan virus Corona. Ternyata ada sejumlah temuan menarik tentang pencarian terkait covid-19 sepanjang tahun 2020.

Saat tidak sedang mencari pertanyaan tentang virus Corona, pengguna Google jadi lebih sering menelusuri kata kunci ‘Tuhan’, ‘Kebahagiaan’ dan ‘Empati’ daripada sebelumnya. Tampaknya, kebutuhan spiritual meningkat di saat pandemi.

“Dalam level yang tidak pernah kita lihat sebelumnya, kita melihat pencerahan spiritual lewat penelusuran,” kata Data Editor Google News Lab Simon Rogers, dikutip dalam media briefing virtual, Kamis (25/02/2021).

“Juga pencerahan pribadi di mana orang-orang ingin melakukan sesuatu untuk dirinya sendiri untuk membantu mereka melewati karantina,” sambungnya.

Selain menjadi lebih spiritual dengan mencari Tuhan dan pencerahan, netizen juga ingin menjadi lebih sehat dan butuh hiburan. Karena harus tinggal di rumah saja selama pandemi, netizen juga banyak mencari kegiatan dan hiburan yang bisa dilakukan di rumah lewat Google seperti ‘maraton nonton film’, ‘celana olahraga’, ‘lari’, ‘joging’, dan ‘sepeda’.

Pandemi juga dimanfaatkan banyak orang di seluruh dunia untuk mempelajari resep makanan baru. Google mencatat banyak pengguna internet yang mencari cara membuat kopi dalgona, roti sourdough hingga adonan pizza.

Menariknya, karena menghabiskan lebih banyak waktu di rumah saja, banyak orang jadi sering melupakan hari. Penelusuran ‘hari ini hari apa’ pun lebih sering ditanyakan ke Google pada tahun 2020 dibandingkan tahun sebelumnya.

Setelah melewati pandemi selama satu tahun, netizen pun mencoba semakin optimis dan lebih sering mencari kata kunci ‘Harapan’ di Google dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kita juga melihat kenaikan pencarian seputar kencan dan bertemu seseorang, karena sudah banyak negara dan tempat yang mulai dibuka,” jelas Rogers.

“Kita melihat banyak pencarian di sana karena orang-orang sudah siap untuk mulai move on,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.