/

Makan Wortel Mentah atau Matang, Mana yang Lebih Sehat?

2 mins read
Wortel
Ilustrasi wortel dari Freepik.com

KESEHATAN, KONTRAS MEDIA – Wortel sangat kaya vitamin A yang baik untuk kesehatan mata. Wortel bisa dikonsumsi mentah dan matang, mana yang lebih menyehatkan.

Wortel merupakan sayuran berwarna oranye yang digemari banyak orang karena rasanya renyah manis. Salah satu manfaatnya untuk kesehatan mata karena mengandung vitamin A yang tinggi.

Biasanya wortel diolah menjadi sup, tumisan, hingga campuran cake lezat. Tak jarang, wortel dikonsumsi dalam kondisi mentah seperti dijadikan jus atau campuran salad.

Namun, sebenarnya lebih baik mengonsumsi wortel dalam kondisi mentah atau matang? Banyak sayuran yang lebih baik dikomsumsi mentah karena kandungan nutrisinya bisa diserap lebih banyak.

Dilansir dari detik.com, hal ini berlaku sebaliknya untuk wortel. Selain bisa membuat wortel lebih mudah disantap karena menjadi empuk ketika matang, suhu tinggi saat mengolah wortel bisa membunuh bakteri pada wortel. Wortel juga lebih jauh bernutrisi saat dimasak.

Hal ini dikarenakan wortel mengandung beta-karoten yaitu sejenis karatenoid yang diubah menjadi vitamin A dalam tubuh. Inilah mengapa kamu harus mengonsumsi wortel jika ingin meningkatkan penglihatan mata. Selain mata, vitamin A pada wortel juga bisa menurunkan risiko kanker, meningkatkan imunitas, hingga kecantikan wajah.

Sebuah penelitian pada 2012 yang dipublikasikan oleh Journal of Food Science and Technology menemukan bahwa wortel dalam kondisi mentah memiliki dinding sel yang keras. Hal tersebut bisa menghentikan tubuh untuk mengubah beta-karoten menjadi vitamin A.

Dalam jurnal tersebut juga disebutkan kalau wortel yang dimasak tanpa mengupas kulitnya lebih sehat. Karena bisa meningkatkan zat antioksidan yang ada di dalamnya sebanyak 3 kali lipat.

Selain vitamin A, wortel juga dilengkapi dengan vitamin B6 dan K. Wortel juga mengandung karbohidrat tinggi, 88 persen air, protein, gula, serat, dan lemak. Jumlah kalorinya sebanyak 41 per 100 gram, seperti dikutip dari Health Line.

Leave a Reply

Your email address will not be published.