Home / BMR / Kotamobagu

Rabu, 22 September 2021 - 16:10 WIB

Kotamobagu Raih 2 Penghargaan Tingkat Nasional, Wali Kota Apresiasi Kinerja Perangkat Daerah

Wali Kota Kotamobagu, Tatong Bara

Wali Kota Kotamobagu, Tatong Bara

KOTAMOBAGU, KONTRAS MEDIA — Capaian berbagai prestasi membanggakan terus diraih Pemerintah Kota Kotamobagu, baik di tingkat regional maupun nasional.

Dalam sepekan di minggu keempat bulan September ini, Pemkot Kotamobagu kembali meraih 2 (dua) penghargaan pestisius sekaligus dari pemerintah pusat.

Pertama dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dengan ditetapkannya Puskesmas Motoboi Kecil sebagai Juara I Tingkat Nasional untuk Kategori Fasilitas Kesehatan dengan capaian Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) tertinggi se-Indonesia dengan nilai 75,08 dalam Pelayanan Keluarga Berencana (KB) Serentak Sejuta Akseptor.

Penghargaan kedua datang dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak dengan ditetapkannya Kota Kotamobagu sebagai daerah yang memiliki prakarsa dan komitmen dalam pencapaian kesetaraan gender melalui strategi pengarusutamaan gender (PUG) dengan meraih Anugerah Parahita Ekapraya (APE).

Wali Kota Kotamobagu, Tatong Bara, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya atas capaian prestasi yang kembali diraih Pemkot Kotamobagu.

Menurutnya penghargaan dari pemerintah pusat ini merupakan bentuk pengakuan atas kinerja pemerintah daerah dalam pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT



“Pemerintah pusat tentu tak main-main dalam memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah. Penghargaan ini secara langsung mengartikan bahwa pemerintah pusat memberikan pengakuan atas kinerja pelayanan yang dilaksanakan oleh Pemkot Kotamobagu. Alhamdulillah saya sangat bersyukur atas raihan 2 penghargaan ini,” ujar Wali Kota di ruang kerjanya, Rabu (22/9/2021).

Lebih lanjut Wali Kota menjelaskan untuk bisa mendapatkan 2 penghargaan ini pemerintah daerah harus bisa memenuhi sejumlah indikator yang ditetapkan, baik dari Badan Kependudukan dan Keluargan Berencana Nasional, maupun dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak.

“Capaian MKJP itu indikatornya digunakan untuk mengukur perbaikan kesehatan ibu melalui pengaturan kelahiran serta akses terhadap pelayanan reproduksi kesehatan yang sangat esensial. Sementara untuk Anugerah Parahita Ekapraya (APE) pemerintah daerah harus memenuhi 7 komponen kunci, mulai dari komitmen, kebijakan, kelembagaan, SDM dan anggaran, alat analisis gender, data gender, serta partisipasi masyarakat. indikator-indikator ini semuanya harus dipenuhi oleh pemerintah daerah untuk mendapatkan penghargaan ini,” lanjut Wali Kota perempuan dengan segudang prestasi ini.

Diraihnya penghargaan ini menurut wali kota tentu tak lepas dari kerja keras semua pihak terkait, yang bisa bekerjasama, berkoordinasi dan saling kolaborasi dalam memenuhi berbagai indikator yang ada.

“Atas nama pemerintah daerah saya menyampaikan ucapan terima kasih serta apresiasi yang setinggi-tinggi atas kerja keras perangkat daerah teknis serta semua pihak yang terlibat langsung dalam pemenuhan indikator-indikator ini, dan tentu yang paling penting adalah peran serta masyarakat yang ikut aktif memberikan dukungan dalam pelayanan yang dilaksanakan Pemkot Kotamobagu. Ini menandakan kerjasama dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat di Kota Kotamobagu sudah berjalan dengan sangat baik,” ucap Wali Kota.

[saswp-reviews-form onbutton="1"]

Share :

Baca Juga

Kotamobagu

30 Desember, Dana Banpol Cair
Merokok di Rumah Sakit

BMR

Ditegur Karena Merokok di Rumah Sakit, Oknum Pejabat Bolmong Nyaris Aniaya Satpam
Cuti dan Gaji ASN

BMR

Aplikasi SIAP-ASN Milik BKPP Kotamobagu Sudah Bisa Digunakan

BMR

Letakan Batu Pertama Pembangunan Taman Pengajian, Ini pesan Bupati SSM

BMR

SKD CPNS 2021 Kabupaten Bolmut Mulai Dilaksanakan
BPJS Kesehatan

DPRD Kotamobagu

Ketua DPRD Kotamobagu Terima Kunjungan BPJS Kesehatan

Kotamobagu

ASN Kotamobagu Wajib Terapkan Protokol Kesehatan
Cuti dan Gaji ASN

BMR

2 ASN Pemkot Kotamobagu Dipecat