iklan Pemerintah Kota KOtamobagu

Home / BMR / Kotamobagu

Senin, 31 Mei 2021 - 22:39 WIB

Kasus Stunting di Kotamobagu Menurun

Kepala Dinas Kesehatan Kotamobagu, dr Tanty Korompot

Kepala Dinas Kesehatan Kotamobagu, dr Tanty Korompot

KOTAMOBAGU, KONTRAS MEDIA — Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu terus berupaya menekan kasus Stunting (kondisi gagal pertumbuhan pada anak).

Nyatanya, dari data yang ada di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotamobagu, Stunting di Kotamobagu berada dibawah standar angka nasional, yakni 2,6 persen.

Menurut Kepala Dinkes Kotamobagu dr Tanty Korompot, penanganan yang dilakukan pihaknya adalah pemberian PMT seperti biskuit dan susu untuk balita serta kepada ibu hamil.

“Jadi pemberian PMT ini pada 1000 hari pertama kehidupan atau HPK sejak janin hingga 2 tahun usia anak yang akan diberikan saat posyandu atau berkunjung ke rumah,” kata dr Tanty.

Ia menyebutkan, bahwa sejak tahun 2020 ke 2021 penurunan Stunting di Kotamobagu hampir mencapai 50 persen dadi 4,9 Menjadi 2,6 persen.

ADVERTISEMENT

Sunat Moderen - Kota Kotamobagu Bolaang Mongondow Sulawesi Utara

SCROLL TO RESUME CONTENT


“Sehingga dari data tersebut kita berada dibawah standar angka nasional,” tuturnya.

Kedepan, Tanty Korompot menargetkan untuk kasus ini diusahakan berada pada posisi 0.

“Bila ada kasus maka akan langsung di intervensi,” ucapnya.

Share :

Baca Juga

BST

BMR

Dinsos Kotamobagu Segera Salurkan BST Bagi KPM
Kartu Parkir

BMR

Kartu Parkir Berlangganan Resmi Diluncurkan di Kotamobagu
internet

BMR

Seluruh Desa di Bolsel Bakal Tersedia Layanan Internet
Vaksin Dosis Kedua

BMR

Penyuntikan Dosis Kedua Vaksin Covid-19 di Kotamobagu Capai 68 Persen
Pasar Kuliner

BMR

Ini Jadwal Cuti Bersama ASN Kotamobagu
Pasar Genggulang

BMR

Temukan Bapok Kadaluarsa di Pertokoan Kotamobagu, Warga Diminta Melapor
Bahan Bangunan

BMR

Jumat Besok, Pasar Murah Pemprov Sulut Digelar di Kotamobagu
Vaksinasi

BMR

Pekan Depan Pimpinan dan Anggota DPRD Kotamobagu Akan Divaksin Covid-19