kiri kanan

Home / BMR / Bolmong

Selasa, 24 Agustus 2021 - 18:13 WIT

Jadi Camat di Passi Barat, Marief Mokodompit Tiap Hari Keliling Desa Ingatkan Prokes

Marief Mokodompit, Camat di Passi Barat, setiap hari keliling desa di wilayahnya untuk mengingatkan pentingnnya protokol kesehatan.

Marief Mokodompit, Camat di Passi Barat, setiap hari keliling desa di wilayahnya untuk mengingatkan pentingnnya protokol kesehatan.

BOLMONG, KONTRAS MEDIA – Belum sepenuhnya masyarakat memiliki kesadaran soal penerapan protokol kesehatan (Prokes) dalam kegiatan sehari-hari.

Hal itu menurut Camat Passi Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow, Marief Mokodompit, menjadi tantangan bagi pemerintah supaya lebih giat lagi melakukan sosialisasi soal 5 M (Mencuci Tangan, Memakai Masker, Menjaga Jarak, Menjauhi Kerumunan, dan Mengurangi Mobilitas).

Di wilayahnya, Marief mengatakan, setiap hari dia menggunakan waktunya untuk keliling dan berkantor di desa.

“Selain monitoring pelaksanaan pelayanan publik di desa, saya ingin melihat langsung bagaimana penerapan protokol kesehatan yang gencar kita kampanyekan di tingkat masyarakat,” ujarnya, Selasa (24/8/2021).

Diakuinya, karena masyarakat belum menyeluruh yang memiliki kesadaran soal penerapan Prokes, maka dia harus selalu turun ke desa meninjau dan mengevaluasi bagaimana peranan aparatur di bawahnya dalam upaya penerapan Prokes.

“Saya, Kapolsek dan Danramil bersama jajaran paling di bawah yaitu aparat desa, akan terus turun juga melakukan sosialisasi sekaligus penindakan melalui operasi yustisi terhadap pelanggar protokol kesehatan,” katanya.

Terkait dengan pelaksanaan hajatan pesta pernikahan, syukuran dan sejenisnya, masyarakat di Kecamatan Passi Barat sudah diizinkan lagi menyelenggarakan.

BELI MOBIL DENGAN HARGA TERJANGKAU HUBUNGI/KLIK GAMBAR :

SCROLL TO RESUME CONTENT



Sebelumnya pada awal pandemi Covid-19, semua acara yang melibatkan orang banyak dilarang.

Tetapi menurut Marief menegaskan, pelaksanaan pesta harus memiliki izin dari pemerintah desa dan kepolisian.

“Syarat utama agar diberi izin, pesta hanya bisa mengundang maksimal 50 orang. Tidak boleh lebih karena kita masih dalam tahap pengendalian penyebaran Covid-19,” tandasnya.

Terpisah, Kapolsek Passi IPTU Rosyid menyatakan, untuk pelaksanaan operasi yustisi, masih akan terus digalakkan di wilayah Passi Barat.

“Sosialisasi sudah lama dilakukan. Kita ingin beri peringatan para pelanggar protokol kesehatan dengan sanksi yang sudah diatur dalam Peraturan Bupati Nomor 37 tahun 2020,” katanya tegas. (Fahri Rezandi Ibrahim)

Share :

Baca Juga

UMKM

BMR

Gandeng Perbankan, Pemkot Tingkatkan Kualitas UMKM di Kotamobagu

BMR

Daftar Lengkap Nama Pejabat Dilantik Wali Kota, Part I
Vaksinasi

DPRD Kotamobagu

DPRD Kotamobagu Siap Sukseskan Program Vaksinasi
Tatong Bara

BMR

Wali Kota Lantik Kelompok Kerja Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kotamobagu
Stadion Gelora Ambang

BMR

Stadion Gelora Ambang Akan Dibangun Kembali

BMR

Pemkab Boltim Siapkan 12 Miliar Untuk Pembiayaan BPJS Warga
BPJS Kesehatan

BMR

BPJS Kesehatan Silaturahmi ke DPRD Kotamobagu
Bapok

BMR

Disdagkop Bantu Pengurus Koperasi Lakukan Penginputan Data