/

Guru di Bolmong Dilarang Mengajar Jika Belum Divaksin COVID-19

1 min read
Vaksin
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bolaang Mongondow, Renti Mokoginta.

BOLMONG, KONTRAS MEDIA – Bagi guru di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) yang belum divaksin covid-19, dilarang mengajar saat Pembalajaran Tatap Muka (PTM) pada Juli 2021 mendatang.

Hal ini ditegaskan Kepala Disdik Bolmong Renti Mokoginta, Selasa (15/6/2021).

Menurut Renti, vaksinasi covid-19 menjadi salah satu syarat guru untuk dapat mengajar saat PTM.

Jika belum divaksin, mereka dilarang mengajar tatap muka karena berisiko penyebaran virus corona, COVID-19.

“Jika guru tersebut belum divaksin, maka tidak boleh mengajar,” ucapnya.

Lanjutnya, ini sangat penting bagi guru untuk divaksin covid-19. Ia pun berharap para guru tidak menyia-nyiakan program vaksinasi gratis dari pemerintah tersebut.

Dijelaskan Renti, ketegasan ini merupakan upaya mengingatkan kembali terus para guru. Terlebih saat ini masih suasana pandemi covid-19.

“Karena namanya juga manusia, kadang suka harus diingatkan terus. Jadi saya menghimbau kembali kepada kepala sekolah dan pengawas untuk sedianya divaksin yang saat ini tengah pemberian dosis tahap II dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Bolmong,” imbaunya.

Diketahui saat ini persentase vaksinasi covid-19 terhadap para guru di Bolmong mencapai 96 persen. Terget pemerintah sendiri 100 persen untuk pemberian dosis vaksinasi corona terhada para guru atau tenaga pendidik.

Leave a Reply

Your email address will not be published.