kiri kanan
iklan Pemerintah Kota KOtamobagu

Home / BMR / Kotamobagu

Selasa, 7 Desember 2021 - 14:50 WIT

Dua Sekolah di Kotamobagu ini Ditetapkan Sebagai Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi

KOTAMOBAGU KONTRAS MEDIA – Dua sekolah di Kotamobagu yakni SD Kristen X Kotamobagu dan SD Negeri 3 Motoboi Besar, ditetapkan sebagai Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Tahun 2021.

Bahkan SD Kristen X Kotamobagu meraih peringkat satu (1) untuk Lomba Adiwiyata Tingkat Provinsi Sulawesi Utara.

Hal ini berdasarkan lampiran Surat Keputusan Gubernur Sulut Nomor 400 Tahun 2021 tertanggal 24 November 2021 tentang Penetapan Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Sulut Tahun 2021.

Atas raihan prestasi itu, Kepala Dinas Pendidikan Kotamobagu Rukmi Simbala mengungkapkan rasa syukurnya untuk prestasi tersebut.

BELI MOBIL DENGAN HARGA TERJANGKAU HUBUNGI/KLIK GAMBAR :

SCROLL TO RESUME CONTENT



Untuk itu ia berharap agar hal itu bisa menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain yang ada di Kotamobagu.

“Alhamdulillah Kotamobagu mendapat peringkat 1 sekolah Adiwiyata tingkat provinsi. InsyaAllah kedepan sekolah-sekolah yang lain bisa mengikuti prestasi tersebut,” harapnya.

Untuk diketahui, penghargaan Adiwiyata merupakan apresiasi kepada sekolah yang mampu melaksanakan upaya peningkatan pendidikan lingkungan hidup secara benar, sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan.

Share :

Baca Juga

Kawasan Kumuh

BMR

Wali Kota Tatong Bara Sampaikan Ucapan Selamat HUT ke – 57 Tahun Provinsi Sulawesi Utara.
Rakor PIKP

BMR

Bupati dan Wabup Boltim Hadiri Rakor PIKP Tingkat Provinsi Sulut

BMR

Tahun ini Diskominfo Boltim Akan Memfasilitasi 80 Desa Dalam Pembuatan Website Resmi Secara Gratis
Vaksin Corona

Kotamobagu

1.419 Warga Kotamobagu Akan Disuntik Vaksin Corona

Kotamobagu

Bantuan Sosial Tahap 7 bagi Warga Terdampak Covid-19 di Kotamobagu Segera Cair
Hari Kartini

BMR

Pandemi Covid-19, Pemkab Boltim Larang ASN Keluar Daerah

Boltim

Ini Inovasi yang Jadi Juara di Boltim Innovation Award 2021
pemulihan ekonomi

BMR

Penuhi Kebutuhan Ekonomi di Tengah Pandemi, Salihan Buka Usaha Anyaman Kandang Ayam Tradisional