/

Doa Ketika Mendapat Musibah Banjir, Semoga Cepat Surut

5 mins read
Doa ketika mendapat musibah banjir
Ilustrasi berdoa ketika turun hujan

HIKMAH, KONTRAS MEDIA – Intensitas curah hujan yang tinggi sejak Januari 2021 di Indonesia, mengakibatkan sejumlah wilayah terdampak banjir.

Musibah banjir tentu bikin sedih masyarakat yang mengalaminya. Manusia tidak dilarang merasa sedih, namun jangan lupa tetap berdoa pada Allah SWT. Semoga banjir cepat berlalu dan tiap muslim yang mengalaminya mendapat hikmah.

Doa untuk orang yang terkena musibah banjir:
Saat mengalami banjir, ada beberapa doa yang bisa dibaca para muslim. Semua yang hilang saat banjir semoga segera diganti Allah SWT dengan yang lebih baik.

  • Doa saat terkena musibah banjir

إنّاَ للهِ وإنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ اللَّهُمَّ أجِرْنِي فِي مُصِيبَتي وأَخْلِفْ لِي خَيْراً مِنْها

Arab latin: Innâ lillâhi wa innâ ilaihi râji’un. Allâhumma ajirnî fî mushîbatî wa akhlif lî khairan minhâ

Artinya: “Kami berasal dari Allah SWT dan kepadaNyalah kita kembali. Ya Allah, limpahkanlah pahala dalam musibah yang terjadi padaku dan berikanlah ganti yang lebih baik daripada sebelumnya.”

Fakta menarik dan bermanfaat

Doa ini berasal dari potongan hadist yang diriwayatkan Muslim dalam kitab Hisn Al-Muslim.

  • Doa yang dibaca Nabi Nuh AS saat banjir

Allah SWT mengirim banjir pada kaum yang tidak mau mendengar ajaran Nabi Nuh AS. Saat musibah terjadi, Nabi Nuh AS membaca doa yang tercantum dalam Al Quran surat Hud ayat 44

وَقِيلَ يَا أَرْضُ ابْلَعِي مَاءَكِ وَيَا سَمَاءُ أَقْلِعِي وَغِيضَ الْمَاءُ وَقُضِيَ الْأَمْرُ وَاسْتَوَتْ عَلَى الْجُودِيِّ ۖ وَقِيلَ بُعْدًا لِلْقَوْمِ الظَّالِمِينَ

Arab latin: Wa qīla yā arḍubla’ī māaki wa yā samāu aqli’ī wa gīḍal-mā`u wa quḍiyal-amru wastawat ‘alal-jụdiyyi wa qīla bu’dal lil-qaumiẓ-ẓālimīn

Artinya: Dan difirmankan: “Hai bumi telanlah airmu, dan hai langit (hujan) berhentilah,” dan airpun disurutkan, perintahpun diselesaikan dan bahtera itupun berlabuh di atas bukit Judi, dan dikatakan: “Binasalah orang-orang yang zalim.”

Allah SWT kemudian menyelamatkan Nabi Nuh AS dan sekelompok orang yang menerima kebenaran ajaran tauhid. Kelompok tersebut naik perahu besar saat banjir menelan semua yang ada di sekitarnya.

  • Doa ketika turun hujan

Doa turun hujan bukan cuma Allahumma shoyyiban nafi’an’ yang sudah diketahui umum. Dalam hadist yang diceritakan Annas, Rasulullah SAW dilaporkan membaca doa lain saat Madinah dilanda hujan deras

اللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلاَ عَلَيْنَا

Arab latin: Allāhumma ḥawālaynā wa lā `alaynā

Artinya: “Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami bukan atas kami.”

Doa tersebut ada dalam hadist yang diriwayatkan Bukhori.

Dengan membaca doa untuk orang yang terkena musibah banjir, semoga para muslim tetap sehat, kuat, dan bersikap positif. Para muslim juga hendaknya mengambil pelajaran dari musibah yang terjadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published.