Dianggap Lecehkan Anggota DPD RI Asal Sulut Lewat Akun Facebook, Iwan Roring Datang Minta Maaf

2 mins read
Kotamobagu
Iwan Roring, pria yang dianggap telah melecehkan satu Anggota DPD RI asal Sulut melalui akun facebook, menunjukan surat pernyataan permohonan maaf.

KOTAMOBAGU, KONTRAS MEDIA – Patut dicontoh, Iwan Roring, pria asal Sonder, Kabupaten Minahasa, mengakui kesalahannya karena dianggap melecehkan satu Anggota DPD RI asal Sulut, Dapil Bolaang Mongondow Raya, Cherish Hariete Mokoagow (CHM), lewat unggahan status di akun facebook miliknya beberapa waktu lalu.

Unggahannya itu menuai kecaman berbagai kalangan di Sulut khususnya di Bolaang Mongondow Raya.

Iwan Roring saat menandatangani surat pernyataan permohonan maaf disaksikan Juru Bicara Tim Wilayah CHM.

Merasa bersalah atas sikapnya, Iwan pun datang langsung ke Kotamobagu untuk minta maaf.

“Saya mengakui apa yang telah saya perbuat itu sudah melukai hati masyarakat di Bolaang Mongondow Raya bahkan Sulut,” kata Iwan yang didampingi keluarganya saat bertemu dengan Tim Wilayah CHM, Jumat (15/01/2021).

Dirinya berharap, kesalahan yang ia perbuat bisa dimaafkan. Ia pun menandatangani surat pernyataan permohonan maaf dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya.

“Saya dengan penuh pengharapan kiranya kesalahan saya dapat dimaafkan dan saya berjanji tidak akan mengulangi perbuatan saya tersebut,” harap Iwan.

Iwan Roring dan kedua orangtuanya serta Tim Wilayah CHM usai menandatangani surat pernyataan permohonan maaf.

Sementara itu, Juru Bicara Tim Wilayah CHM, Oktav Singgal, mengatakan jika permohonan maaf tersebut diterima dengan penuh kekeluargaan.

“Kami sudah menerima surat pernyataan saudara Iwan Roring yang berisi permohonan maaf serta mengakui kesalahannya,” kata Oktav.

Menurutnya, sikap koperatif yang ditunjukan oleh Iwan Roring merupakan perilaku yang baik untuk mengakui kesalahan.

“Atas dasar itikad baik itu, kami mewakili Ibu Cherish menerima permohonan maaf dari yang bersangkutan,” kata Oktav.

Dirinya berharap, kejadian serupa tidak akan terulang kembali.

“Kita berharap, kejadian ini tidak terulang lagi. Dan juga, kita sebagai masyarakat Sulut diharapkan dapat menjujung tinggi persaudaraan dan selalu bijak dalam bersosial media,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.