Home / BMR / Kotamobagu

Rabu, 13 Oktober 2021 - 15:08 WIB

Cegah Kerumunan, Panitia Seleksi CPNS Kotamobagu Lakukan Pengawasan Prokes

Peserta tes SKD CPNS Kotamobagu saat menunggu waktu pelaksanaan ujian.

Peserta tes SKD CPNS Kotamobagu saat menunggu waktu pelaksanaan ujian.

KOTAMOBAGU, KONTRAS MEDIA – Ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2021 Kotamobagu sudah memasuki hari ketiga.

Ribuan perserta berjuang mendapatkan nilai tertinggi atau passing grade.

Itu agar mereka bisa kembali bisa mengikuti tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Untuk mencegah penyebaran dan penularan COVID-19, Pemerintah Kotamobagu menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Setiap peserta yang datang, akan diperiksa penggunaan maskernya.

Selain itu, juga diwajibkan mencuci tangan sebelum masuk ke gedung tempat tes SKD dilaksanakan.

Peserta dibatasi jumlahnya agar pada saat berada di dalam ruangan tes tidak terjadi kontak fisik.

Setiap sesi, dibagi 100 peserta yang bisa melaksanakan ujian SKD.

Panitia seleksi CPNS pun memperketat aturan protokol kesehatan.

Mulai dari pintu masuk lokasi tes hingga pada ruangan ujian.

Untuk menjaga agar tidak ada peserta yang berkerumun, panitia siaga memantau para peserta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT



Peserta yang sudah mengikuti ujian akan diminta untuk segera kembali ke rumah masing-masing.

Tujuannya agar tidak ada kerumunan di lokasi ujian tes SKD CPNS.

“Panitia memaksimalkan pemantauan prokes bagi peserta tes CPNS. Jadi, bagi peserta yang tidak taat prokes, maka dilarang masuk di lokasi ujian,” tegas Kepala BKPP Kotamobagu, Sarida Mokoginta, pada Rabu, 13 Oktober 2021.

Peserta tes CPNS kata Sarida, harus sudah melakukan swab antigen.

“Itu sebagai syarat peserta bisa ikut tes SKD,” kata Sarida.

Lebih lanjut, dirinya menegaskan agar peserta tes CPNS selalu memakai masker dan mencuci tangan sebelum masuk.

“Masker tidak boleh dilepas selama berada di lokasi ujian CPNS. Kemudian harus mencuci tangan di tempat yang panitia sudah tentukan,” kata Sarida.

Selain itu, peserta CPNS juga akan diperiksa suhu tubuh sebelum masuk ke ruangan tes.

“Kita maksimalkan protokol kesehatan ini, agar tidak ada penularan COVID-19 di pelaksanaan ujian tes SKD CPNS Kotamobagu,” pungkasnya. (Fahri Rezandi Ibrahim).

[saswp-reviews-form onbutton="1"]

Share :

Baca Juga

Buku Daerah dalam Angka

BMR

Sekda Kotamobagu Buka FGD Penyusunan Buku Daerah Dalam Angka
Forum Anak Kotamobagu

BMR

Forum Anak Daerah Kotamobagu Resmi Dilantik
THR

BMR

Ingat! Perusahaan di Kotamobagu Wajib Bayar THR 7 Hari Sebelum Lebaran
Lapak nasi kuning Ibu Lona Kadir, yang terletak di depan gedung Bobakidan, Kelurahan Kotabangon

BMR

Jual Nasi Kuning Harga Murah, Lapak Milik Ibu Lona “Diserbu” Konsumen
Vaksinasi Covid-19

BMR

Vaksinasi Covid-19 Tahap Dua di Kotamobagu Capai 80 Persen

BMR

Percepatan Vaksinasi Covid-19 UPTD Modayag Barat Capai 34 Persen

BMR

Pantau Pelaksanaan Vaksinasi, Bupati Boltim Edukasi Masyarakat Tentang Prokes
Kue Klapertart

BMR

Linda Galang Buka Binis Kue Klapertart Untuk Topang Ekonomi Keluarga