/

Bupati Ajak Kaum Perempuan di Boltim Teladani Gagasan Kartini

2 mins read
Hari Kartini
Bupati Boltim, Sam Sachrul Mamonto, saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Kartini dirangkaikan dengan Apel Korpri di Lingkungan Pemerintah Boltim. (Foto: Diskominfo Boltim)

BOLTIM, KONTRAS MEDIA – Kebebasan yang digagas Raden Ajeng (RA) Kartini adalah kebebasan untuk mencerahkan zaman dan meluruskan cara pandang.

Perempuan memiliki hak untuk mengakses pendidikan, mampu terlepas dari otoritas suatu adat, dan mampu berkontribusi di ranah publik tanpa bertolak belakang dengan fitrah yang diemban.

Hal itulah yang diinginkan Bupati Boltim, Sam Sachrul Mamonto, dapat diiplementasikan oleh kaum perempuan di Boltim khususnya generasi penerus bangsa.

Di upacara peringatan Hari Kartini yang dirangkaikan dengan Apel Korpri, Rabu (21/4/2021) Bupati pun mengajak agar seluruh kaum perempuan di Boltim dapat meneladani gagasan R.A Kartini.

“Tentunya lebih tepat bila peringatan hari kartini kita lakukan bukan sekadar menggugurkan kewajiban saja, tetapi selayaknya direfleksikan dalam kegiatan aktual yang selaras dengan cita-cita perjuangan Raden Ajeng Kartini, yakni mencerdaskan bangsa, sejahtera dan berguna bagi sesama,” harap Bupati.

Ditambahkan Bupati, hari Kartini diperingati untuk memupuk rasa persatuan dan kesatuan kaum wanita, guna meningkatkan kualitas dan kesejahteraan melalui organisasi kewanitaan dalam gabungan organisasi wanita (GOW) Kabupaten Boltim.

Sehingga Perempuan dapat meningkatkan peran dan pengetahuan hingga dapat sejajar dengan kaum Pria, serta ikut dalam pengambilan keputusan dalam menentukan arah pembangunan di Kabupaten Boltim.

“Penting bagi wanita di Boltim untuk menggali potensi yang dimiliki. Tidak hanya menjadi Inspirasi bagi para wanita lainnya, tapi mampu memberikan kontribusi, sumbangsih, empati serta saling menguatkan agar menjadi penggerak perubahan untuk daerah,” tegas Bupati.

Menurut Bupati, para tenaga medis perempan yang berjuang di garda terdepan dalam melawan dan memberantas Covid-19 di Boltim, adalah para Kartini-kartini Boltim. Sehingga, kepada mereka perlu diberikan penghargaan.

“Mereka (Tenaga Medis, red) tidak hanya berjuang untuk diri mereka sendiri, tapi untuk seluruh masyarakat Boltim. Tidak hanya jabatan yang mereka pertaruhkan, tapi nyawa yang menjadi jaminan bagi mereka yang selalu ada di Garda terdepan,” pungkas Bupati.

Terinformasi, ikut hadir dalam upacara tersebut yakni Ketua TP PKK Boltim Ny Seksa Ervina Mamonto-Budiman, Wakil Ketua TP PKK Ny Rosita Pobela, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Boltim, Jajaran Pejabat Pemkab Boltim dan seluruh ASN, hingga Pemerintah dan Aparat Desa.

Leave a Reply

Your email address will not be published.