Home / BMR / Kotamobagu

Jumat, 27 Agustus 2021 - 21:07 WIT

Boltim Masuk Zona Merah, Bupati Tegaskan Protokol Kesehatan Diperketat

Bupati Boltim, Sam Sachrul Mamonto.

Bupati Boltim, Sam Sachrul Mamonto.

BOLTIM, KONTRAS MEDIA – Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengeluarkan update data terbaru terkait peta sebaran Covid-19 pada Kamis (26/8/2021) kemarin.

Pada peta sebaran itu, dimana dari 15 Kabupaten/Kota se Provinsi Sulut sebanyak 3 daerah statusnya zona kuning (resiko rendah), kemudian 11 daerah zona oranye (resiko sedang), serta 1 daerah zona merah (resiko tinggi) yakni Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim).

Adapun penyebab zona merah di Kabupaten Boltim adalah jumlah angka kasus positif Covid-19 yakni sebanyak 485 kasus positif dengan rinciannya 403 telah dinyatakan sembuh, 67 sedang dirawat dan 15 orang meninggal.

Dengan status zonasi ini, Pemerintah Kabupaten Boltim lebih memaksimalkan berbagai upaya dalam menurunkan status zona merah ini.

Adapun langkah yang dilakukan di antaranya lebih memaksimalkan penerapan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 dengan mengurangi atau membatasi aktifitas masyarakat di luar rumah.

Hal itu sebagaimana terungkap pada Rapat Koordinasi (Rakor) terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang digelar di Kantor Bupati Boltim, Jumat (27/8/2021).

Rapat yang dihadiri oleh Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Boltim dipimpin langsung oleh Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto.

BELI MOBIL DENGAN HARGA TERJANGKAU HUBUNGI/KLIK GAMBAR :

iklan toyota kotamobagu

SCROLL TO RESUME CONTENT



Melalui rapat itu, Bupati menyampaikan dalam upaya penegakan PPKM di wilayah Kabupaten Boltim, perlu dilakukan secara masif. Hal itu penting dilakukan sebagai bentuk kerja nyata pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.

“Pemerintah akan mengeluarkan surat edaran tentang penegasan penerapan protokol kesehatan. Selama Boltim zona merah maka tidak ada izin keramaian atau kegiatan, baik hajatan pesta atau kegiatan lainnya yang berpotensi menimbulkan kerumunan,” ujar Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto.

Bupati juga berharap sinergitas semua pihak tetap terbangun dalam upaya menekan angka penyebaran Covid-19 khususnya di Boltim.

“Sinergitas sangat penting agar upaya menurunkan status zonasi bisa terlaksana sebagaimana yang diharapkan bersama, terutama untuk melindungi masyarakat dari bahaya virus corona,” tutur Bupati.

Rapat yang berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat juga dihadiri Wakil Bupati Boltim Oskar Manoppo, Kapolres Boltim AKBP Irham Halid, Perwira Penghubung Kodim 1303/Bolmong, Sekretaris Daerah Sonny Warokah, para Camat, serta Sangadi. (Fahri Rezandi Ibrahim)

Share :

Baca Juga

BMR

Pantai Timur Boltim Cocok Jadi Tujuan Saat Libur Lebaran
Protokol Kesehatan

Bolmut

Bolmut Ketambahan 7 Kasus Baru Terkonfirmasi Positif Covid-19

BMR

3 Kursi OPD Kosong, Pemkab Boltim Buka Seleksi JPTP

BMR

Wali Kota Cek Capaian Indikator Sasaran RPJMD di Setiap OPD Kotamobagu

BMR

Mewakili Wali Kota, Nayodo Koerniawan Buka Secara Resmi Kegiatan Khitanan Massal
Tatong Bara

BMR

Bahas Pembangunan Daerah,Tatong Bara Bekunjung ke Kediaman Gubernur Sulut
Vaksinasi

BMR

ASN, Anggota Polres dan Wartawan Kotamobagu Mulai Jalani Vaksinasi Dosis Kedua
Sablon Kaos Digital

Kotamobagu

R’ Media Kotamobagu, Warung Sablon Digital Desain Suka-Suka