/

BNPP Respon Usulan Tanggul Penahan Abrasi Pantai Pinogaluman

1 min read
abrasi
Suasana rapat pembahasan penanggulangan abrasi di Pantai Pinogaluman, Kabupaten Bolmut.

BOLMUT, KONTRAS MEDIA – Pembangunan tanggul penahan abrasi di pesisir pantai Pinogaluman, Kabupaten Bolmut bakal terealisasi.

Itu berdasarkan usulan Pemerintah Kabupaten Bolmut ke Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP).

Setelah mendapatkan gambaran atas pemaparan kondisi pantai yang diterjang abrasi dari Sekretaris Daerah (Sekda) Bolmut, pihak BNPP pun memberikan respon positif.

“Pihak BNPP memberikan respon positif. Kami berharap usulan ini bisa direalisasikan,” ujar Sekda Bolmut, Asripan Nani, Senin (15/02/2021).

Di hadapan BNPP dan Kementrian PUPR, Sekda mendesak agar Pinogaluman menjadi Lokasi Prioritas Nasional.

“Kondisi ini harus segera ditangani oleh BNPP. Sebab, jika melihat situasi pesisir pantai di dua desa yakni Buko Utara dan Tombulang pantai cukup meprihatinkan karena berdekatan langsung dengan pemukiman warga,” papar Sekda.

Fakta menarik dan bermanfaat

Selain itu, dirinya juga memaparkan kondisi daerah aliran sungai (DAS) sungai andagile yang berada di perbatasan Gorontalo Utara dan Bolmut.

“Tak hanya itu, kondisi kesehatan, pendidikan dan pasar rakyat kecamatan Pinogaluman juga menjadi bagian yang dipersentasikan untuk mendapat perhatian dari pemerintah pusat,” kata Sekda.

Dirinya mengungkapkan, jika kondisi bencana dan upaya penanggulangannya di beberpa wilayah jyga turut dipaparkan.

“Di antaranya pembagunan tangul penahan abrasi sungai di Kecamatan Sangkub dan Bintauna dan Kecamatan Bolangitang Timur, Bolangitang Barat, serta pembangunan jembatan goyo sebagai satu-satunya akses jalan masyarakat setempat yang juga menjadi sentra pertanian di kecamatan Bolangitang Barat,” sebut Nani.

“Deputi BNPP dan kementerian terkait dalam waktu dekat akan mengunjungi Kabupaten Bolaang Mongondow Utara sebagai respon terhadap kondisi darurat bencana yang terjadi,” sambung Sekda.

Leave a Reply

Your email address will not be published.