Alumni SMPN 1 Kotamobagu Angkatan 96, Kelas D, Beri Bantuan ke Pondok Pesantren Terdampak Covid-19

3 mins read
Bakti sosial Alumni SMP Negeri 1 Kotamobagu, angkatan 96. (Foto: Dani Talot)

KOTAMOBAGU, KONTRAS MEDIA – Pandemi virus corona, covid-19,  telah memberikan dampak ke berbagai dimensi kehidupan, bukan hanya dari aspek kesehatan namun telah masuk ke sendi kehidupan pendidikan dan lembaga keagamaan.

Imbasnya sangat dirasakan oleh banyak kalangan pondok pesantren, majelis taklim dan panti asuhan di berbagai daerah.

Hal ini terjadi pula di wilayah Kotamobagu. Sejumlah pondok pesantren di daerah ini turut merasakan dampak pandemi covid-19 yang kian hari angka kasus terus meningkat.

Pada akhirnya, pengurus pesantren merasakan turunnya kinerja operasional yang mempengaruhi kesejahteraan dari para pengurus dan guru pesantren.

Bakti Sosial Alumni SMP Negeri 1 Kotamobagu, angkatan 96, di Pondok Pesantren. (Foto: Dani Talot)


Melihat kondisi itu, Alumni Sekolah Menegah Pertama (SMP) Negeri 1 Kotamobagu, angkatan 96, kelas I, II dan II D, berinisiatif memberikan bantuan sosial bagi pondok pesantren di Kotamobagu.

Selain pondok pesantren, bakti sosial yang dirangkaikan dengan kegiatan kegiatan reunian Putih Biru ini, alumni SMP Negeri 1 Kotamobagu angkatan 96 ini juga memberikan bantuan ke salah satu Masjid yang terletak di Kelurahan Sinindian, Kotamobagu Timur.

Fakta menarik dan bermanfaat

“Alhamduliah, kegiatan bakti sosial ini berjalan lancar. Adapun pondok pesantren yang kami data dan salurkan bantuan yakni,
pondok pesantren Tahfiyds Darul Hijrah Al-Fatah di Kelurahan Kotobangon, pondok Alhasanain di Kelurahan Kobo Kecil dan pondok pesantren Khulafaur Rosyidin, Desa Tabang, serta Masjid Syuhada Kotobangon,” ujar mantan Ketua Kelas D, angkatan 96, SMP Negeri 1 Kotamobagu, Alfian Tumbol.

Bakti Sosial Alumni SMP Negeri 1 Kotamobagu, angkatan 96, di Pondok Pesantren. (Foto: Sani Talot)

Menurut Alfian, bantuan tersebut berasal dari sumbangsi seluruh alumni angkatan.

“Ucapan terima kasih kepada seluruh kawan-kawan alumni yang telah ikhlas mengumpulkan sebagian rezeki untuk membantu saudara-saudara kita di pondok pesantren maupun untuk pembangunan Masjid,” ucapnya.

Alfian menceritakan, setelah 24 tahun tidak bertemu, melalui kegiatan bakti sosial tersebut seluruh angkatan bisa saling bersilaturahmi satu sama lain.

“Tak hanya kawan-kawan alumni khususnya kelas D, wali kelas kami Ibu Jul Mamonto di Desa Modayag pun, Alhamdulillah kami kunjungi untuk bersilaturahmi,” katanya.

Alfian menambahkan, pada proses penyaluran bantuan, pihaknya tetap mengikuti protokol kesehatan.

“Kegiatan yang kami laksanakan memang sudah diatur dengan mengutamakan protokol kesehatan. Kami juga berdoa, agar pandemi ini segera berakhir, sehingga kita semua bisa kembali beraktifitas normal,” harapnya.

“Insha Allah, kegiatan seperti ini akan rutin kami gelar, sehingga bisa membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” pungkasnya. (jcn)

Leave a Reply

Your email address will not be published.