iklan Pemerintah Kota KOtamobagu

Home / BMR / Kotamobagu

Kamis, 17 Juni 2021 - 19:49 WIB

92,20 Persen Anak di Kotamobagu Terdata di Disdukcapil

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kotamobagu, Irianto Mokoginta.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kotamobagu, Irianto Mokoginta.

KOTAMOBAGU, KONTRAS MEDIA – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kotamobagu, mencatat sekitar 92,20 persen anak di Kotamobagu sudah mengantongi akta lahir.

Kepala Disdukcapil Kotamobagu Irianto Mokoginta, mengatakan, berdasarkan data kepemilikan akta lahir hingga Desember tahun 2020, anak yang berusia 0-18 tahun sebanyak 36,425 anak.

“Dari jumlah tersebut, anak yang sudah memiliki akta kelahiran sebanyak 33,612 atau 92,20 persen sedangkan yang belum memiliki akta kelahiran sebanyak 2,840 atau 7,79 persen,” kata Irianto Kamis (17/6/2021).

Faktor Penyebab Anak Tidak Memiliki Akta Kelahiran

Irianto mengungkapkan ada beberapa faktor yang mengakibatkan masih banyak anak yang tidak memiliki akta kelahiran.

“Anak yang belum memiliki akta lahir ini, kemungkinan anak yang lahir di Rumah. Sebab jika lahir di Rumah Sakit (RS) pasti memperoleh surat keterangan kelahiran yang diberikan pihak pihak RS, atau Rumah Bersalin dimana iya lahir. Serta anak yang tidak sekolah, sebab jika ia sekolah pasti ia memiliki Kertu Indentitas Anak (KIA),” ujarnya.

ADVERTISEMENT

Sunat Moderen - Kota Kotamobagu Bolaang Mongondow Sulawesi Utara

SCROLL TO RESUME CONTENT


Anak Berhak Memiliki Identitas

Setiap anak berhak untuk memiliki identitas diri dan status kewarganegaraan, kata Irianto, untuk itu Disdukcapil terus berupayah untuk memaksimalkan pendataan.

“Kami terus berupayah semaksimalnya untuk mencari keberadaan anak yang belum memiliki akta kelahiran 7,79 persen dari jumlah yang terdaftar, dengan turun langsung ke setiap Kelurahan dan desa untuk mendata,” tambahnya.

Selain itu, Disdukcapil juga menjalin kerjasama dengan Dinas Pendidikan terkait data anak yang belum memiliki identitas.

“Kami menghimbau kepada masyarakat Kotamobagu untuk senantiasa memeriksa dokumen kependudukanya, yang paling penting itu secara berkala diperiksa dokumen kartu Keluarga karna KK perubahan datanya lebih cepat, misalnya ada ketambahan dan pengurangan anggota keluarga karena dasar perubahan data adalah KK,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Vaksinasi Covid-19

BMR

6.443 orang di Kotamobagu Telah Disuntik Vaksin Covid-19
Bupati Boltim

BMR

Komitmen Bangun Boltim, Sachrul Minta Kepala Desa Rangkul Seluruh Masyarakat
Seleksi Jabatan

BMR

Ditutup Hari ini, Pendaftar CPNS di Kotamobagu Capai 3.612 Orang
Ring Road

BMR

Eks Kantor Bupati Bolmong Akan Direhab, Pemkot Siapkan Anggaran
Omzet

BMR

Jual Takjil Buka Puasa dan Menu Sahur, RM Islam Kotobangon Raup Omzet Jutaan Rupiah

Boltim

Pemkab Boltim Siapkan Ruang Isolasi Pasien Covid-19
Bisnis penjualan perabotan dapur milik Ajo laris manis

BMR

Dijual Serba 20 Ribu, Bisnis Penjualan Perabotan Dapur Milik Ajo Laris Manis  
CPNS 2021

BMR

Ini Jadwal Tes CPNS 2021 di Kabupaten Boltim